Purwakarta – Dalam upaya mendukung program ketahanan pangan nasional, Babinsa Desa Mulyamekar Koramil 1907/Bungursari Kodim 0619/Purwakarta, Sertu Paino, melaksanakan pendampingan pertanian dengan membantu petani menanam padi di Desa Mulyamekar, Kecamatan Babakancikao, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, Selasa (28/7/2026).
Kegiatan tersebut merupakan bentuk kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap keberlangsungan sektor pertanian sekaligus upaya mempererat hubungan antara Babinsa dan masyarakat di wilayah binaan.
Dengan turun langsung ke area persawahan, Sertu Paino bersama para petani melakukan proses penanaman bibit padi. Kehadiran Babinsa diharapkan dapat memberikan motivasi dan menumbuhkan semangat para petani agar seluruh tahapan kegiatan pertanian berjalan lancar.
Selain membantu proses penanaman padi, Sertu Paino juga mengajak para petani untuk terus menjaga semangat gotong royong, merawat tanaman dengan baik, serta memanfaatkan musim tanam secara optimal guna meningkatkan hasil produksi pertanian.
“Pendampingan ini merupakan wujud nyata kepedulian kami terhadap para petani. Kami siap membantu agar proses tanam padi berjalan lancar sehingga hasil panen nantinya dapat meningkat dan mendukung ketahanan pangan di wilayah, ” ujar Sertu Paino.
Menurutnya, pendampingan kepada petani merupakan bagian dari tugas pembinaan teritorial yang dilakukan Babinsa untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat, khususnya dalam bidang pertanian.
Ia berharap kebersamaan antara Babinsa, kelompok tani, pemerintah desa, dan instansi terkait terus diperkuat sehingga berbagai kendala yang dihadapi petani dapat segera dicarikan solusi.
Danramil 1907/Bungursari, Kapten Arm. Safriadil, mengatakan bahwa Babinsa harus senantiasa hadir dan memberikan pendampingan kepada masyarakat dalam setiap tahapan kegiatan pertanian.
“Babinsa harus selalu hadir di tengah masyarakat, termasuk mendampingi petani pada setiap tahapan bercocok tanam. Kehadiran Babinsa diharapkan mampu memberikan semangat dan solusi bagi petani dalam meningkatkan produktivitas pertanian, ” kata Kapten Arm. Safriadil.
Komandan Kodim 0619/Purwakarta, Letkol Arh. Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P., menegaskan bahwa pendampingan pertanian merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung kebijakan pemerintah di bidang ketahanan pangan.
“Pendampingan pertanian merupakan bagian dari komitmen TNI AD dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Sinergi antara Babinsa, pemerintah desa, dan kelompok tani harus terus diperkuat demi kesejahteraan masyarakat, ” tegas Dandim.
Sementara itu, Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., mengapresiasi keterlibatan Babinsa dalam mendampingi masyarakat di sektor pertanian.
“Kehadiran Babinsa dalam kegiatan pertanian menunjukkan bahwa TNI selalu hadir membantu masyarakat. Dengan pendampingan yang berkesinambungan, diharapkan sektor pertanian semakin maju dan mampu menopang ketahanan pangan daerah maupun nasional, ” ungkap Danrem.
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., turut menekankan agar prajurit Siliwangi terus memberikan kontribusi nyata dan menjadi bagian dari solusi atas berbagai kesulitan masyarakat.
“Prajurit Siliwangi harus terus menjadi solusi bagi masyarakat. Pendampingan kepada petani merupakan bentuk pengabdian nyata TNI dalam memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui semangat kebersamaan dan gotong royong, ” tutur Pangdam.
Kegiatan pendampingan berlangsung penuh semangat dan kebersamaan. Melalui sinergi antara Babinsa dan petani, proses penanaman padi diharapkan berjalan optimal serta mampu menghasilkan panen yang berkualitas dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Desa Mulyamekar. (PERS)

Eko 1907