Purwakarta, Jawa Barat – Semangat cinta tanah air mulai digelorakan sejak dini di kalangan pelajar SMA AMHA, Desa Bungursari. Pada Rabu (15/07/2026), Babinsa Desa Wanakerta, Serma David Chandra, dari Koramil 1907/Bungursari, hadir memberikan bekal berharga berupa materi Wawasan Kebangsaan kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS). Momen penting ini menjadi gerbang awal bagi para siswa baru untuk memahami esensi menjadi warga negara yang berjiwa nasionalis dan patriotik.
Kegiatan ini bukan sekadar ceramah, melainkan sebuah upaya mendalam untuk menumbuhkan rasa cinta pada negeri, patriotisme yang membara, serta membentuk generasi penerus bangsa yang tidak hanya kuat, namun juga berkarakter, disiplin, dan memiliki tekad kuat untuk membela negara. Serma David Chandra dengan penuh semangat mengajak para siswa untuk merenungkan jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan, pentingnya menjaga persatuan dan kesatuan bangsa yang tak ternilai, serta berhati-hati dalam menyaring pengaruh negatif yang bisa mengancam masa depan mereka.
Kepala Sekolah SMA AMHA menyambut baik kehadiran Babinsa, menilai sesi ini mampu memberikan suntikan motivasi dan wawasan kebangsaan yang sangat dibutuhkan oleh para peserta didik baru. Ia menambahkan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada Koramil 1907/Bungursari, khususnya Babinsa Serma David Chandra, yang telah memberikan pembekalan wawasan kebangsaan kepada para siswa. Materi ini sangat penting untuk membentuk karakter, disiplin, dan rasa cinta tanah air sejak dini.”
Serma David Chandra, Babinsa Desa Wanakerta, turut mengungkapkan harapannya, “Melalui kegiatan wawasan kebangsaan ini, kami berharap para siswa memiliki semangat nasionalisme, menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila, menjaga persatuan, serta menjadi generasi yang disiplin, bertanggung jawab, dan mampu membawa bangsa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik.”
Keterlibatan TNI dalam pembinaan generasi muda ini juga ditegaskan oleh Komandan Koramil 1907/Bungursari, Kapten Arm. Safriadil. “Pemberian materi wawasan kebangsaan kepada generasi muda merupakan bagian dari pembinaan teritorial TNI AD dalam membentuk karakter bangsa. Kami berharap para pelajar menjadi generasi yang tangguh, berintegritas, dan memiliki kecintaan yang tinggi terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia, ” ujarnya.
Komandan Kodim 0619/Purwakarta, Letkol Arh Fredy Jaguar, S.Sos., M.I.P., menekankan pentingnya persiapan generasi muda. “Generasi muda merupakan aset bangsa yang harus dipersiapkan sejak dini. Melalui pembinaan wawasan kebangsaan, kami ingin menanamkan semangat persatuan, disiplin, serta kepedulian terhadap bangsa dan negara agar lahir generasi penerus yang berkualitas, ” jelasnya.
Senada dengan itu, Komandan Korem 063/Sunan Gunung Jati, Kolonel Inf. Hista Soleh Harahap, S.I.P., M.I.P., M.Han., menyatakan, “Wawasan kebangsaan menjadi pondasi penting dalam membangun karakter generasi muda. Dengan jiwa nasionalisme dan patriotisme yang kuat, para pelajar akan mampu menghadapi berbagai tantangan zaman tanpa kehilangan jati diri sebagai bangsa Indonesia.”
Pangdam III/Siliwangi, Mayor Jenderal TNI Kosasih, S.E., M.M., turut memberikan pandangannya mengenai peran sekolah dalam penanaman nilai kebangsaan. “Melalui kegiatan pembinaan wawasan kebangsaan di lingkungan sekolah, diharapkan lahir generasi muda yang memiliki semangat bela negara, menjunjung tinggi persatuan, serta siap menjadi pemimpin masa depan yang mampu menjaga keutuhan NKRI dan mengharumkan nama bangsa, ” tuturnya.
Seluruh rangkaian kegiatan MPLS yang diisi dengan materi wawasan kebangsaan ini berlangsung dengan tertib, aman, dan diselimuti antusiasme tinggi dari para peserta. Mereka mengikuti setiap sesi dengan penuh semangat dan kedisiplinan, menunjukkan kesiapan untuk menyerap nilai-nilai luhur bangsa.

David Chandra